Selasa, 04 November 2014

LOMBOK RINJANI SUMBAWA TAMBORA

GUNUNG RINJANI
Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25' LS dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.

 

Gunung Rinjani: Menyingkap Panorama Alam Rumah dari Dewi Anjani


Puncak gunung Rinjani diyakini oleh masyarakat Lombok sebagai tempat yang disucikan, dan danau Segara Anak-nya dijaga oleh Dewi Anjani. Kita jadi berpikir, apa sih yang membuat Rinjani menjadi sebegitu pentingnya sehingga dilindungi baik oleh manusia dan dewa? Jawabannya adalah: mahakarya panoramanya. Kealamian yang dimiliki gunung yang menjadi latar belakang utama pemandangan Lombok utara ini memang sangat layak untuk dijaga dan dinikmati. Oleh Dewi Anjani dan oleh kita semua.



Gunung Rinjani memiliki lima rute pendakian, masing-masing memiliki keindahan visual dan tingkat kesulitannya sendiri-sendiri. Mari kita bandingkan dua rute yang paling banyak dilewati oleh pendaki: rute Senaru dan dan rute Sembalun Lawang. Rute dari desa Senaru berbentuk tanjakan yang tiada henti. Tetapi sepanjang perjalanan, kita akan dilingkupi oleh pepohonan yang hijau. Saat sudah melewati kawasan perhutanan dan memasuki area puncak gunung, lihatlah ke belakang dan kita akan melihat hamparan pohon yang bergerak-gerak lembut tertiup angin. Walaupun menanjak, rute Senaru adalah rute yang paling dekat dengan puncak Rinjani.




Sembalun Lawang adalah rute yang paling banyak diambil pendaki pemula karena konturnya yang lebih datar. Perjalanan ini akan membawa kita mengarungi padang rumput sabana luas dengan hutan-hutan pinus. Kita lebih leluasa melihat Lombok dari ketinggian karena tidak tertutupi pepohonan. Kesulitan biasanya mulai dirasakan saat mulai meniti bagian bibir kawah gunung Plawangan Sembalun, tapi ini sebenarnya pertanda bahwa kita akan segera dibayar oleh pemandangan puncak Rinjani. (Puncak gunung Plawangan Sembalun ini mengantarkan kita ke bahu gunung Rinjani. Untuk mencapai puncak Rinjani, tinggal mengambil jalan lurus selama 3-4 jam.)




Momentum summit attack (3.726 meter dpl) Rinjani umumnya dilakukan di waktu dini hari agar ketika sampai bertepatan dengan terbitnya matahari. Setelah melihat matahari terbit, mata kita akan kembali dihibur ketika kawah Segara Muncar sedikit demi sedikit diterangi oleh matahari. Seakan-akan tiap keindahan disajikan dengan timing-nya sendiri-sendiri.

Tapi keindahan gunung tertinggi ketiga di Indonesia itu belum berakhir (oh, jauh sekali dari berakhir). Setelah kita kembali dari puncak Sembalun, ambil jalur ke kanan dan kita akan sampai di reward terbesar para pendaki Rinjani, danau Segara Anak.



Dari atas, Segara Anakan terlihat menyerupai laut. Warnanya biru sekali. Segara Anakan membentang dengan luas sekitar 11.000.000 meter persegi. Air mengalir dari danau sedalam 230 meter ini, membentuk sebuah air terjun pada jurang yang curam. Kadang, bau dupa atau kembang sesaji yang diletakkan oleh masyarakat beragama Hindu akan tertangkap hidung kita, membuat suasana menjadi terasa lebih spiritual.

Kalau bisa berkemah di tepian danau, asyik sekali. Di sini pendaki bisa memancing ikan mas dan mujair, dan berendam air panas. Konon, air Danau Segara Anak yang mengandung belerang ini dapat menyembuhkan penyakit kulit, rematik dan penyakit lainnya.



Pada tahun 1944, Dewi Anjani sepertinya ingin menambahkan sesuatu yang baru di Segara Anak. Maka, terjadilah letusan yang melahirkan gunung Baru (atau Barujari) di pinggir danau. Gunung Barujari yang memiliki kawah seluas 34.000 m persegi ini bisa menjadi alternatif bagi kamu yang masih belum puas hiking, tapi sudah terlalu lelah untuk mendaki puncak Rinjani. Sebagai catatan, gunung Barujari pernah meletus pada tahun 2009 dan 2004. Jadi, jangan lupa untuk mencari tahu status gunung ini dari para penjaga, ya.

Lalu yang pasti tidak akan mungkin kelewatan dalam perjalanan ”menaklukan” Rinjani adalah keindahan danau Segara Anakan.



Di Taman Nasional Gunung Rinjani juga terdapat 3 gua yang terkenal yaitu Gua Susu, Gua Payung, dan Gua Manik. Yang paling menarik adalah gua Susu, yang dikenal dapat menjadi media bercermin diri, sering di gunakan sebagai tempat bermeditasi. Menurut kepercayaan setempat, orang-orang yang berhati dengki akan mendapat kesulitan untuk memasuki gua. Lubangnya memang sempit. Namun sebaliknya, orang orang yang berhati mulia, bersih lahir batin akan dapat masuk sana. Percaya atau tidak, silakan dicoba  Yang jelas dalam Gua Susu, suhu cukup panas dan berasap sehingga dikatakan cocok untuk menyembuhkan segala macam penyakit di badan

   

 

Mendaki Gunung Tambora Sumbawa

Program Mendaki gunung Tambora 2,851 meter di atas permukaan laut 6 hari di pulau Sumbawa, perjalanan mulai dari pulau Lombok dengan kapal laut ke pulau Sumbawa dan dilanjutkan dengan perjalanan darat dengan kendaraan roda empat ke Desa Pancasila, basecamp untuk mendaki Gunung Tambora.
mendaki gunung tambora
Rincian Mendaki Gunung Tambora di 6 hari.
Hari 1. Tiba di Pulau Lombok:
Kami akan menjemput Anda di Airport atau tempat lain di pulau Lombok dengan kendaraan pribadi, 2 jam untuk mencapai di Sembalun atau di tempat lain di Lombok. Check in Hotel kemuadian istirahat untuk melanjutkan perjalanan besok pagi.
Hari 2. Pulau Lombok ke Desa Pancasila:
Program Tambora Trekking 6 hari mulai dari Sembalun atau di tempat lain di pulau Lombok, kita menjemput Anda di hotel dan menuju ke Labuan Lombok, pelabuhan Kapal Ferry dengan kendaraan pribadi sekitar 2 jam waktu tempuh. Dari Labuan Lombok ke Labuan Tanu di atas Kapal 2,5 jam, kemudian langsung ke Sumbawa Besar selama 2 jam dan makan siang di Sumbawa Besar. Setelah makan siang dilanjutkan ke Desa Pancasila selama 6 jam pada di atas kendaraan, kita berhenti di Simpang Sila untuk istirahat minum kopi dan kemudian melanjutkan ke desa Kadindi untuk makan malam. Setelah itu langsung menuju desa Pancasila bermalam di Guest house.
gunung tambora sumbawa
Hari 3. Desa Pancasila Post 3 Gunung Tambora:
Setelah sarapan 07:00 pagi di Guest House kita menuju Basecamp Pendaki Gunung Tambora untuk mendaftar dan membayar biaya tiket masuk Gunung Tambora. Pada 08:00 kita mulai mendaki Gunung Tambora ke Pos 3 memakan waktu sekitar 6 jam berjalan mendaki.Makan siang di tengah perjalanan dan sampai di Pos 3 mendirikan tenda dan bermalam disini.
Hari 4. Pos 3 ke puncak Gunung Tambora – Pos 3:
Setelah minum kopi atau teh panas dengan roti bakar pkl 02:00 di pagi hari kita mulai mendaki ke Puncak Gunung Tambora membawa perlengkapan makanan dan air yang cukup sedangkan peralatan lainnya yang di tinggalkan di Pos 3.
Kita akan melewati pos 4 dan di pos 5 kita akan sarapan dan melanjutkan pendakian sampai di puncak Gunung Tambora 2851 m di atas permukaan laut kurang lebih 5 jam perjalanan mendaki.
Istirahat menikmati pemandangan dan mengambil photo di puncak kemudian kembali turun menuju pos 3 dan bermalam disini.
Hari 5. Pos 3 ke Sumbawa Besar:
Pada pkl 08:00 pagi setelah sarapan selesai kembali jalan turun selama 5 jam ke desa Pancasila dan makan di sini. Setelah makan siang dan mandi di Desa Pancasila kita akan melanjutkan lagi ke Sumbawa Besar selama 6 jam perjalanan dengan kendaraan, check in hotel di Sumbawa besar, makan malam kemudian istirahat.
Hari 6. Sumbawa Besar ke Pulau Lombok:
Setelah sarapan di Hotel kita lanjutkan perjalanan kembali ke Lombok melalui Labuan Tanu pelabuhan Kapal ke Labuan Kayangan Lombok dan sampai di pulau Lombok kami akan mengantar anda ke tujuan berikutnya di Pulau Lombok. Program finish
Untuk informasi lebih lengkap mendaki Gunung Tambora 6 hari di Pulau Sumbawa,

GUNUNG TAMBORA

Konon menurut cerita sejarah, Puncak Tambora dahulu mempunyai ketinggian lebih dari 3000 mdpl, bahkan ada sebuah buku yang menulis Tambora berketinggian sekitar 4000 m dpl. Letusan hebat yang terjadi tercatat April 1815 (membawa korban jiwa terbesar) menyebabkan Puncak Tambora ‘hilang’ dan terbentuklah kawah yang sangat luas. Kawah Tambora inilah yang menjadi keistimewaan dari Gunung Tambora.

Akses Pendakian Tambora

Pendakian Gunung Tambora dimulai dari Desa Pancasila. Jalur ini merupakan jalur paling umum dilewati oleh para pendaki. Desa Pancasila merupakan desa terakhir di kaki Gunung Tambora yang dapat dicapai oleh angkutan sejenis bus. Untuk menuju ke Desa Pancasila, kita dapat naik bus dari Dompu. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 5 jam.
Sepanjang perjalanan akan terlihat peternakan dan padang rumput yang sangat luas dengan kerbau yang hidup secara liar. Kerbau tersebut hidup dan berkembang biak secara alami tanpa perawatan khusus dari pemilik lahan. Kondisi alam yang berupa padang rumput sangat mendukung berkembangnya peternakan kerbau di daerah itu.
Industri lain yang berkembang di sana adalah industri kayu dan rotan. Juga banyak terdapat perkebunan kopi, coklat dan jambu mete.

Mendaki Gunung Tambora

Dari Desa Pancasila perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tambora. Desa ini merupakan Desa tertinggi yang berada di atas perkebunan kopi. Dari Desa Tambora terdapat jalur pipa yg dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi penduduk sekitar desa itu. Jalur ini akan membawa pendaki menuju ke mata air yang berada di Pos 1. Perjalanan menuju pos 1 ini memakan waktu kurang lebih 2.5 jam. Di Pos 1  terdapat sumber air berupa sumur kecil yang airnya mengalir deras , juga terdapat sebuah shelter yg bisa dipakai para pendaki untuk beristirahat.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pos 2 dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Medannya masih relatif landai dengan hutan tropis yang vegetasinya sangat rapat sehingga kita jarang sekali bisa merasakan teriknya sinar matahari secara langsung. Di pos 2 terdapat sungai kecil yang airnya jernih dan mengalir terus sepanjang musim. Berada di ketinggian 1300 mdpl, di pos 2 terdapat beberapa tempat datar yang cukup untuk 4-5 tenda dan sebuah shelter  beratap seng yang biasa dipakai oleh para pemburu. Karena lembabnya kondisi di Pos 2 maka banyak kita temui lintah/pacet. Sebaiknya para pendaki sedikit waspada akan keberadaaan hewan itu.
Setelah Pos 2, perjalanan dilanjutkan menuju ke Pos 3.  Jalur pendakian dari Pos 2 ke Pos  3 banyak didominasi tanjakan yang cukup tajam dan terjal. Medannya masih berupa hutan tropis dengan waktu tempuh sekitar 2 jam sampai Pos 3. Sampai Pos 3 kita akan menemui vegetasi yang lebih terbuka dan mulai banyak tumbuh pohon cemara gunung dan ilalang. Di Pos 3 ada sebuah shelter dari kayu beratap seng yang kondisinya cukup bagus dan juga ada sumber air tetapi lokasinya cukup jauh, untuk menemukan sumber air ini pendaki harus turun ke kanan sekitar 15 menit untuk mencapai sumber air. Lokasinya cukup luas, dapat untuk mendirikan 3 – 4 tenda.
Dari Pos 3 perjalanan dilanjutkan menuju Pos 4. Pos 4 yang berada di ketinggian 1850 mdpl ini dapat ditempuh dalam waktu 2 jam dari Pos 3 dengan jalur tidak terlalu menanjak. Tetapi kita harus berhati hati karena di  sepanjang perjalanan menuju Pos 4 banyak kita temui tumbuhan jelatang (jancukan/ api-api / rengas) yang terasa menyengat bisa kulit kita terkena daun/batangnya yg berduri halus.
1 jam dari Pos 4 terdapat sumber air yang dinamai Sori Kalate, yang menurut bahasa setempat mempunyai arti : air sungai berbatu. Memang sumber air tersebut berupa genangan air di sungai yang kering dan kualitasnya kurang bagus. Sori Kalate berada di ketinggian 2050 mdpl.
Kira-kira 15 menit dari Sori Kalate kita akan sampai di Pos 5 yang merupakan Pos terakhir sebelum puncak. Vegetasinya didominasi oleh cemara gunung dan dari sini mulai terlihat puncak Tambora dengan jelas. Untuk bisa mendapatkan pemandangan yang lebih luas, kita bisa membuka tenda dan beristirahat di atas Pos 5 (kira-kira 1 jam dari Pos 5), ada tempat datar yang hanya cukup untuk mendirikan 2 tenda. Dari tempat camp ini bisa terlihat puncak gunung Rinjani di kejauhan dan pendaki dapat menikmati pemandangan sunset yang luar biasa indahnya.

Summit Attack

Dari tempat camp terakhir dibutuhkan waktu 1,5 jam untuk dapat mencapai puncak Tambora. Selepas batas vegetasi, jalur semakin menanjak, penuh pasir dan batu. Mendekati bibir kawah kita akan menemui dataran yang sangat luas mirip padang pasir dengan butiran pasir yang halus yang sangat menyiksa mata kita bila tidak kita lindungi. Oleh karena itu wajib bagi pendaki yang akan mendaki ke puncak Tambora untuk memakai kacamata hitam. Selain melindungi dari terik matahari juga dari pasir halus yang beterbangan tertiup angin. Selama perjalanan dari bibir kawah ke puncak banyak ditemui bunga edelweis.
Puncak Tambora 2850 mdpl, ditandai dengan pondasi beton dan tiang bendera. Dari puncak kita bisa menyaksikan keindahan kawah Tambora yang membentang luas. Sungguh merupakan pemandangan alam yang tidak ternilai harganya.

Potensi Alam Tambora

Pulau StondaSelain Gunung Tambora, di dekatnya terdapat juga tempat wisata yang banyak dikenal orang yaitu Pulau Stonda. Pulau ini berada di dekat desa Kadindi dan dapat dicapai dengan perahu/boat. Di tengah-tengah Pulau Stonda terdapat danau dan merupakan tempat yang baik untuk camping.
Salam Lestari…..

2 GUNUNG YAKNI LOMBOK RINJANI DAN SUMBAWA TAMBORA 2 GUNUNG YANG BERBEDA TEMPAT INI SANGAT MENYIMPAN KEINDAHAN ALAM. DAN BAGI YANG SUKA MENDAKI / TRAKKING GUNUNG RINJANI DAN TAMBORA SANGAT BAGUS UNTUK MEMACU ARDENALIN ANDAA...........................
.
WISATA LOMBOK SUMABAWA...........................................SELAMAT BUAT ANDA YANG AKAN BERLIBURRRRRRRRRRRRR................................................


 BY:TAUPIK HIDAYAT.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar